BOGOR TODAY- Menyambut Mandiri Bogor Sundown Marathon 2017, seluruh jalur dimantapkan kesiapannya. Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air Kota Bogor menyatakan kesiapan jalur yang dilalui sudah 100 persen siap dan aman lintas.
“Sudah matang final dan siap lintas. Sudah 100 persen kami jamin,” ungkap Kabid Pemeliharaan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air Kota Bogor, Herman Rusli, hari ini.
Herman menegaskan, sejak subuh hingga petang, timnya bergerak menyisir kesiapan jalur. “Tidak hanya jalan, jembatan juga kami percantik. Silahkan dicek Jembatan Cinta Panduraya, sudah mulus dan cantik,” ungkapnya.

Mandiri Bogor Sundown Marathon (MBSM) 2017 yang bakal digelar, Minggu (09/07/2017) mendatang dipastikan tidak hanya sekedar memberi kesan lari dini hari. Tetapi panitia juga akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi ribuan peserta lari. Mulai dari titik start dan finish di Obama Spot (Titik Obama dan Presiden RI duduk santai di Kebun Raya Bogor) hingga disediakan sepuluh stand kuliner khas Kota Bogor seperti toge goreng, soto bogor, dan lainnya hingga sore hari.

Ketua Umum Ikatan Alumni (Ika) Smansa Bogor Reza Agus Siam mengatakan, selain menggelar event lari disediakan sepuluh stand kuliner khas Kota Bogor ini berasal dari UMKM Kota Bogor. Hal ini menjadi salah satu tujuan dari gelaran yang diinisiasi Ika Smansa yakni mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjadikan Kota Bogor sebagai the City of Runner sekaligus meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Bogor.

“Kami ingin memberikan kesan yang terbaik bagi pelari karena yang ingin diangkat suasana Kota Bogornya sehingga pelari akan kembali lagi ke Bogor,” ujarnya saat Konferensi Pers di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Jumat (07/07/2017)

Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut, target dari kegiatan ini bukan hanya menggerakan warga untuk olahraga tetapi yang sangat penting yakni meningkatkan PAD dan memperkenalkan pariwisata Kota Bogor. Dari segi wisata, Para runner akan diajak mengeksplor titik-titik heritage Kota Bogor. Sebut saja Kebun Raya Bogor, Tugu Kujang, Tepas Salapan Lawang Dasakerta (TSLD), Lawang Suryakancana, jalan Regional Ring Road (R3), dan lainnya.

“Jalur track yang dilalui sudah dicek kesiapan dan keamanannya. Dari mulai lampu, kondisi jalan dan kebersihannya. Dan saya juga sudah koordinasi dengan lurah setempat kalau warga ada yang mau menyambut pelari bisa dilakukan di titik-titik tertentu,” ujarnya.

Menurutnya, event lari ini sangat sesuai dengan karakter dan kultur Kota Bogor yang sejuk dan asri. Ia optimis, MBSM 2017 ini akan memancing gelaran event-event lari lainnya di Kota Bogor yang digagas komunitas. Selain dari event lari yang memang sudah ada (Bogor Heritage Run) hal tersebut akan didukung dengan ditambahnya pembangunan infrastruktur jalur pedestrian di tahun depan yang dimulai dari jalan Otista, jalan Jenderal Sudirman, jalan Suryakencana dan lainnya.

“MBSM 2017 ini akan menjadi event tahunan Kota Bogor di setiap Hari Jadi Bogor (HJB) sekaligus kalender event bagi pelari nasional hingga internasional,” kata Bima.
Untuk diketahui pendaftaran peserta offline masih dibuka di Mal Lippo Plaza Keboen Raya Bogor. Spesial bagi warga Kota Bogor akan mendapatkan potongan harga sebesar 20 persen. Berikut harga per Kategori :

5K Rp. 235.000

10K Rp. 335.000

21K Rp. 435.000

42K Rp. 535.000. (Yuska Apitya)

loading...