JAKARTA TODAY- Kompetisi tertinggi di Indonesia, Liga I, berpotensi mundur dari jadwal semula digelar pada 26 Maret. Sekretaris Jenderal PSSI, Ade Wellington, menyatakan pihaknya masih merampungkan persiapan mulai dari susunan operator hingga jadwal pertandingan.

“Hingga saat ini, masih finalisasi. Kick-off belum ditentukan. Tanggal 26 Maret juga belum pasti. Jika benar mundur, bakal tidak lebih dari satu bulan,” kata Ade di sela pertemuan dengan perwakilan FIFA di Kantor PSSI Kuningan, Jakarta, Minggu (19/2).

Jadwal laga pertama Liga 1 sebenarnya telah diputuskan di Kongres PSSI di Bandung, Jawa Barat, awal Januari lalu. Pengunduran jadwal akan berdampak pada penyelenggaraan liga-liga di tingkat bawah, yaitu Liga II (dulu Divisi Utama) dan Liga III (kompetisi semi-profesional).

Ade Wellington menambahkan, PSSI kini berpeluang menggelar Liga I dan Liga II bersamaan. Semula Liga II direncakan bergulir satu bulan setelah kompetisi teratas.  “Kami memang merancang Liga I dan Liga II akan digulirkan bersama,” kata Ade Wellington.

PSSI hingga saat ini belum mengeluarkan jadwal pertandingan yang biasanya dirilis lima pekan sebelum kompetisi berlangsung. Demikian pula dengan rician pergantian operator yang belum diumumkan, dari semula PT Liga Indonesia ke PT Liga Indonesia Baru. “Untuk jadwal kompetisi saat ini masih finalisasi. Jika semuanya sudah selesai, termasuk nama jajaran direksi operator, kami akan segera menyampaikan ke tim dan publik,” kata Ade menegaskan. (Yuska/cnn)

loading...