DSC_3816

SUKARAJA TODAY – ‎Dalam memastikan komitmen bersama untuk menjamin optimalisasi pemberdayaan guru di Kabupaten Bogor, baik dalam Konteks profesionalisme sebagai tenaga pendidik maupun pengembangan organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) melakukan Konfrensi Kerja 1 di Aula PGRI Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Nurhayanti saat menghadiri acara tersebut mengatakan, PGRI telah menunjukkan kapasitasnya sebagai kontributor sistem pendidikan bangsa yang handal, sehingga merupakan aset penting dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.
“PGRI telah berhasil mengupayakan pengembangan kualitasnya sebagai organisasi profesi yang mampu memperjuangkan harkat, martabat dan karir guru serta dalam meningkatkan kemitraan dengan Pemerintah Daerah guna mengawal pengelolaan pendidikan secara profesional,” tutur Nurhayanti, Kamis (16/2/2017).
Menurut Yanti – sapaan akrabnya – PGRI masih harus meningkatkan upaya dalam menjamin peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan serta mendorong terwujudnya pertanggungjawaban publik profesi guru dalam melayani kebutuhan masyarakat akan pemenuhan hak pendidikan yang berkualitas.
“Konferensi kerja PGRI harus mampu menghasilkan rumusan program kerja yang relevan dengan pemberdayaan dan pengembangan guru sebagai sumberdaya pendidikan yang mampu memberikan jaminan tenaga terdidik yang unggul dan berdaya saing tinggi,” tambah Yanti.
Bupati meminta PGRI menciptakan pembelajaran kreatif yang mampu menempatkan peserta didik sebagai subjek, bukan objek pembelajaran dan jadikan peserta didik sebagai pusat kegiatan sedangkan guru menghargai dan menghormati masing masing pribadi peserta didik, termasuk keunikan, kemampuan dan potensi belajar mereka.
“Penerimaan apa adanya akan menciptkan suasana yang merdeka dan nyaman, sehingga menjadi situasi pembelajaran menyenangkan dan berkualitas,” tandasnya. (Iman R Hakim /*)
loading...