NEWYORK TODAY– Seorang imam masjid Al-Furqan Jame di Ozone Park, New York, Amerika Serikat, tewas ditembak orang tak dikenal. Sementara seorang asistennya mengalami sejum­lah luka serius akibat penyerangan itu.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (14/8/2016) saksi mata di lokasi kepada polisi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (13/8) pukul 13.50 waktu setempat. Sang Imam dan asistennya pada saat itu baru saja menunaikan ibadah salat Zuhur.

Kepolisian setempat belum men­getahui apakah si pelaku mengatakan sesuatu sebelum menembak kedua korban. Mereka juga belum men­gumumkan identitas kedua korban tersebut. Hal ini sontak menimbulkan kegeraman bagi komunitas Muslim di AS. Beberapa orang berkumpul di lo­kasi kejadian dan menyatakan insiden ini adalah sebuah tindakan kebencian terhadap kelompok tertentu karena targetnya adalah 2 orang pemimpin agama.

Seperti dilansir AFP, Minggu (14/8/2016), imam yang tertembak itu bernama Maulama Akonjee (55) yang dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit Jamaica tak lama setelah kejadian.

“Sementara seorang pria lain berusia 64 tahun yang belum diketa­hui identitasnya mengalami sejumlah luka,” ujar juru bicara kepolisian.

Saksi mata mengatakan bunyi tembakan terdengar pada pukul 14.00 waktu setempat di luar kawasan masjid yang berada di wilayah Ozone Park. “Dari investigasi awal kami belum menemukan indikasi bahwa mereka menjadi target penembakan karena keyakinan yang dianut,” ujar polisi kepada wartawan.

(Yuska Apitya/dtk)

loading...