candle-charts

JAKARTA TODAY- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 14 poin setelah seharian melemah. Belum ada sentimen positif yang bisa jadi katalis penggerak IHSG. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.332 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.310. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka terpangkas 4,002 poin (0,07%) ke level 5.391,993. Indeks terseret pelemahan bursa saham regional. Investor asing yang kemarin lakukan aksi beli kini mulai melepas saham demi ambil untung. Rata-rata indeks sektoral pun jatuh ke zona merah.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG terkoreksi 9,050 poin (0,17%) ke level 5.386,945. Indeks banyak menghabiskan waktu di zona merah sejak pagi. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Posisi terendah yang sempat disinggahi Indeks ada di 5.380,598. Mengakhiri perdagangan, Selasa (7/2/2017), IHSG ditutup melemah 14,520 poin (0,27%) ke level 5.381,475. Sementara Indeks LQ45 ditutup turun 2,838 poin (0,32%) ke level 896,639.

Saham-saham lapis dua banyak dilepas investor, termasuk asing. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign nett sell) senilai Rp 244,663 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 380.694 kali dengan volume 24,746 miliar lembar saham senilai Rp 8,207 triliun. Sebanyak 137 saham naik, 186 turun, dan 95 saham stagnan.

Bursa-bursa regional rata-rata masih bergerak melemah hingga siang ini. Hanya pasar saham Singapura yang bertahan positif. Kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 65,93 poin (0,35%) ke level 18.910,78.
  • Indeks Hang Seng menipis 16,67 poin (0,07%) ke level 23.331,57.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 3,90 poin (0,12%) ke level 3.153,09.
  • Indeks Straits Times menguat 14,06 poin (0,46%) ke level 3.070,97.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 650 ke Rp 62.500, Roda Vivatex (RDTX) naik Rp 275 ke Rp 7.300, BFI Finance (BFIN) naik Rp 250 ke Rp 3.600, dan Chandra Asri (TPIA) naik Rp 225 ke Rp 22.800.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Siloam (SILO) turun Rp 950 ke Rp 13.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 200 ke Rp 15.600, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 ke Rp 11.000, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 200 ke Rp 15.800. (Yuska Apitya/dtkf)

loading...