2.Alasan-Mengapa-IHSG-MenguJAKARTA TODAY– Indeks Harga Sa­ham Gabungan (IHSG) melesat 89 poin didorong aksi borong investor asing. Dana asing Rp 1,4 triliun masuk ke pas­ar modal.

Sementara nilai tukar rupiah sore kemarin melemah terhadap dolar AS. Posisi dolar AS sore kemarin berada di Rp 13.115 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.095.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 15,920 poin (0,30%) ke level 5.387,766. Investor mulai mengoleksi saham-saham yang awal pekan sudah terkoreksi. Saham-saham lapis dua juga menjadi incaran investor. Aksi beli asing sudah terlihat ramai sejak pagi.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG bertambah 68,979 poin (1,28%) ke level 5.440,825 didorong maraknya aksi beli. Investor asing memborong saham-saham bank.

Transaksi investor asing di sek­tor finansial mencapai Rp 3,1 triliun, paling banyak di saham-saham bank. Ini jadi transaksi sektoral terbesar kemarin. Mengakhiri perdagangan, Kamis (18/8/2016), IHSG ditutup me­njadi 5.461,450. Sementara Indeks LQ45 ditutup menanjak 19,518 poin (2,11%) ke level 942,441. lesat 89,604 poin (1,67%) ke level

Transaksi investor asing hingga sore hari kemarin tercatat melaku­kan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 1,424 triliun di selu­ruh pasar.

Perdagangan kemarin berjalan sangat ramai dengan frekuensi tran­saksi sebanyak 368.035 kali pada volume 8,1 miliar lembar saham se­nilai Rp 10,91 triliun. Sebanyak 182 saham naik, sisanya 131 saham tu­run, dan 91 saham stagnan.

Bursa-bursa regional sore ke­marin malah berbalik arah ke zona merah setelah pagi tadi menguat. Akhirnya hanya pasar saham Hong Kong yang bisa menguat.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore kemarin:

Indeks Nikkei 225 jatuh 259,63 poin (1,55%) ke level 16.486,01.

Indeks Hang Seng menguat 223,38 poin (0,98%) ke level 23.023,16.

Indeks Komposit Shanghai turun 5,44 poin (0,17%) ke level 3.104,11.

Indeks Straits Times melemah 5,45 poin (0,19%) ke level 2.837,90.

Saham-saham yang naik signifi­kan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.700 ke Rp 67.500, Siloam (SILO) naik Rp 1.625 ke Rp 11.750, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 475 ke Rp 9.200, dan Astra Internasi­onal (ASII) naik Rp 425 ke Rp 8.300.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 250 ke Rp 17.500, Jembo Cable (JECC) turun Rp 200 ke Rp 3.000, Indosat (ISAT) turun Rp 175 ke Rp 6.425, dan MNC (MNCN) turun Rp 150 ke Rp 1.910.(Yuska Apitya/dtk)

loading...