JAKARTA TODAY- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 20 poin akibat maraknya aksi jual. Bursa-bursa Asia sore ini sudah mulai beranjak positif.

candle-charts
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.327 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.324.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 1,365 poin (0,03%) ke level 5.380,110. Minimnya sentimen positif membuat pergerakan Indeks semakin terbatas.

Indeks masih bergerak lesu tak lama setelah pembukaan perdagangan. Indeks terus bergerak di zona merah, kesulitan naik ke zona hijau.

Pada penutupan perdagangan, IHSG jatuh turun 31,468 poin (0,58%) ke level 5.350,007 akibat ramainya aksi jual. Transaksi setengah hari perdagangan sudah hampir mencapai Rp 5 triliun.

Indeks terus meluncur tajam sejak pembukaan perdagangan. Posisi terendahnya yang sempat disinggahi siang ini ada di level 5.349,585.

Menutup perdagangan, Rabu (8/2/2017), IHSG terpangkas 20,387 poin (0,38%) ke level 5.361,088. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 2,751 poin (0,31%) ke level 893,888.

Delapan sektor melemah, hanya dua yang positif yaitu industri dasar dan konstruksi. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 171,981 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 473.614 kali dengan volume 35,701 miliar lembar saham senilai Rp 9,439 triliun. Sebanyak 119 saham naik, 202 turun, dan 106 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia balik arah ke zona hijau menutup perdagangan sore ini. Hanya pasar saham Singapura dan Indonesia yang masih melemah.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
Indeks Nikkei 225 naik 96,82 poin (0,51%) ke level 19.007,60.

Indeks Hang Seng menguat 153,56 poin (0,66%) ke level 23.485,13.

Indeks Komposit Shanghai bertambah 13,89 poin (0,44%) ke level 3.166,98.

Indeks Straits Times turun 3,94 poin (0,13%) ke level 3.067,70.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Siloam (SILO) naik Rp 475 ke Rp 13.475, Indocement (INTP) naik Rp 450 ke Rp 15.850, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 400 ke Rp 11.400, dan Tower Bersama (TBIG) naik Rp 225 ke Rp 5.225.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 600 ke Rp 8.500, Graha Layar (BLTZ) turun Rp 300 ke Rp 7.600, Merck (MERK) turun Rp 300 ke Rp 8.925, dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 300 ke Rp 11.225.(Yuska/dtk)

loading...