JEREZ TODAY – Tiga tahun lamanya Valentino Rossi bekerjasama dengan Luca Cadalora. Tapi kebersamaan itu akhirnya berakhir juga setelah Cadalora memutuskan berhenti jadi pelatih Rossi. Sebagai gantinya, Rossi menunjuk Idalio Gavira.

Media luar negeri akhir pekan ini diramaikan dengan informasi perihal mundurnya Cadalora menjadi pelatih Rossi. Cadalora memutuskan berhenti menjadi juru taktik The Doctor setelah tiga tahun mengabdi atau tepatnya sejak musim 2016 lalu.

Rossi menggaet Cadalora sebagai pelatih setelah melihat kiprahnya di dunia otomotif begitu mumpuni. Cadalora merupakan juara di kelas 125cc (1986), dan 250cc (1991-1992) dan pemenang balapan di kategori 500cc.

Kontrak Cadalora sendiri sebenarnya baru berakhir hingga 2020. Tapi Cadalora memutuskan untuk berpisah. “Sayangnya, Cadalora mengatakan selamat tinggal kepada kami. Setelah tiga musim, ia memutuskan untuk tetap di rumah, karena ini adalah musim yang panjang. Anda berada di luar rumah untuk waktu yang sangat lama,” ujar Rossi dikutip Motorsport, Sabtu (1/1/2018).

“Sangat disayangkan, karena saya merasa sangat nyaman dengan Luca. Begitupun dengannya, namun ia membuat keputusan (mundur) dengan alasan keluarga. Ini adalah keputusan pribadi. Kami mencoba, mencoba berulang kali untuk membuatnya bertahan, namun pada akhirnya ia memutuskan seperti ini. Hubungan (kami) masih sangat baik, dan saya yakin itu akan terus berlanjut,” katanya.

Sebagai gantinya, Rossi menunjuk mantan pembalap 250cc dan juara European Suberbike, Idalio Gavira, saat ini menjabat sebagai pelatih di Sky Racing Team VR46, untuk menggantikan Cadalora di Jerez.

“Di sini kami memiliki Gavira, yang merupakan pelatih di akademi pembalap (VR46 Riders Academy). Tapi kami belum menentukan untuk tahun depan,” tandas pembalap 39 tahun itu. (net)

loading...