All-New-Honda-BeAT-eSP-2HONDA meluncurkan All New Honda BeAT eSP serentak di 26 kota di Indonesia. Hasilnya sangat positif, dimana hanya dalam waktu 8 jam skuter matik (skutik) Honda tersebut terjual sebanyak 1.330 unit di seluruh Indonesia .

General Manager Sales Di­vision AHM Thomas Wijaya mengatakan peluncuran All New Honda BeAT eSP secara simultan ini ditujukan untuk memberi kesempatan yang sama kepada masyarakat un­tuk melihat dan mencoba langsung motor baru ini dari Sabang sampai Merauke.

“Peluncuran All New Honda BeAT eSP akhir pe­kan kemarin luar biasa. Kami melihat animo yang besar di setiap kota penyelenggaraan menyambut skutik favorit di Tanah Air. Pencapaian pen­jualan 1.330 unit dalam waktu sekitar 8 jam ini menunjukkan besarnya minat dan keper­cayaan masyarakat terhadap skutik baru ini,” ujarnya.

Tampilan sisi muka All New Honda BeAT eSP mengadopsi desain garis tajam agresif pada lampu sein. Selain itu, LCD di speedometer menghadirkan kesan yang mewah dan seka­rang dilengkapi dengan fitur baru ECO Indicator.

Ubahan juga mencakup velg dengan desain baru yang kuat dan ringan semakin menghadirkan kemudahan pengendalian. Untuk meng­hadirkan kondisi berkendara lebih ringan dan jarak pan­dang pengendara yang lebih leluasa, dilakukan penyesua­ian posisi stang yang lebih ren­dah ke arah depan.

All New Honda BeAT eSP hadir dengan mengusung mesin 110cc berpendingin udara Enhanced Smart Power (eSP), sehingga dapat menca­pai akselerasi 12,6 detik pada jarak 0-200m, dan top speed mencapai 94 km/jam menggu­nakan alat uji performa.

Untuk konsumsi bahan ba­kar, All New Honda BeAT eSP diklaim dapat mencapai 59 km/liter melalui pengaktifan fitur ISS (metode ECE R40) dengan metode pengetesan EURO 3 (EURO 2= 63 km/l).

“Kami sangat mengapre­siasi para pecinta skutik di seluruh penjuru Tanah Air yang tetap setiap memilih All New Honda BeAT eSP seba­gai skutik kebanggaan dalam menemani mereka dalam mencapai mimpi. Kami akan melanjutkan pengenalan All New Honda BeAT eSP ke para pecintanya di seluruh pen­juru Tanah Air,” pungkasnya. (yasser arafat)

loading...