JAKARTA TODAY- Sekretaris Jenderal Partai Hanura Syarifudin Sudding mengatakan sampai saat ini partainya belum menentukan koalisi untuk menghadapi Pilkada Jawa Barat 2018.

Hanura bersama Nasdem, PKB, dan PPP wilayah Jabar pada Jumat (11/8) lalu sudah bertemu untuk melakukan komunikasi politik dalam rangka persiapan Pilkada 2018. Menurut Sudding pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka membangun koalisi politik, namun sampai saat ini belum ada keputusan soal koalisi di Pilkada Jabar.

“Saya kira (koalisi) itu cair saja, namanya politik kan dinamis saja,” kata Sudding di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (14/8).

Sudding mengatakan komunikasi politik yang dilakukan Hanura di daerah masih dalam tahap penjajakan dalam membangun koalisi. 

Selain itu, siapa calon yang akan diusung oleh Hanura pun masih dalam proses pembahasan di tingkat daerah. Nantinya, ketika proses pembahasan di daerah sudah selesai akan dibawa ke pusat untuk kemudian diputuskan.

“Ya, mekanisme masih berjalan dari bawah, siapa nanti yang diberikan catatan dari daerah yang akan diusung, nanti setelah sudah ada nama-nama baru kami akan membangun komunikasi politik di tingkat pusat,” ujarnya.

Mengenai dua cagub Jabar yang sudah dideklarasikan, yaitu Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi, Hanura juga belum memiliki wacana untuk merapat ke salah satu calon.

Saat ini, DPP Hanura masih menunggu nama-nama calon dari DPD Jabar. Nantinya nama-nama itulah yang akan dibahas oleh DPP untuk kemudian diambil keputusan.

“Sampai sekarang kami (DPP) belum terima proses dari daerah, jadi kami belum tahu siapa-siapa yang mendaftar di tingkat DPD, apakah sudah sesuai mekanisme dan petunjuk dari DPP,” ujar Sudding.

Hanura menargetkan nama-nama dari DPD tersebut bisa segera dilaporkan kepada DPP setelah tanggal 20 Agustus nanti. 

“Saya kira dalam waktu dekat, mudah-mudahan di atas tanggal 20 nama-nama dari daerah sudah masuk,” ucap Sudding.

Pertemuan yang berlangsung Jumat (11/8) tersebut dihadiri Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Saan Mustopa, Ketua DPD Hanura Jawa Barat Aceng Fikri, Ketua PPP Jawa Barat Ade Munawaroh Yasin, dan Sekretaris DPW PKB Jawa Barat Maulana Yusuf.

Ketua DPW Nasdem Jawa Barat Saan Mustopa menyatakan pertemuan pertama tersebut secara resmi belum mengarah pada koalisi. Namun, sambungnya, ini bisa jadi langkah positif menyongsong pilkada serentak dan pilgub Jabar 2018. Adapun Ketua DPD Hanura Jawa Barat, Aceng Fikri mengatakan pertemuan itu menjadi momentum memperkuat komunikasi politik sebagai langkah penjajakan. “Mudah-mudahan next menjadi sebuah kekuatan baru yang kita sudah ketahui bersama bahwa di samping ada blok kami, juga ada blok lain,” kata Aceng.(Yuska Apitya)

loading...