KLAPANUNGGAL TODAY – Menjelang pesta demokrasi tahun 2019, Partai Golongan Karya (Golkar) menggelar pendidikan politik untuk masyarakat. Kegiatan ini pun dilaksanakan di Aula Serbaguna Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Klapanunggal,  yang berada di Desa Kembangkuning, Kecamatan Klapanunggal.

Salah seorang pembicara Albert Polohindang mengatakan, kegiatan yang bertajuk ‘Pemantapan Ideologi Kebangsaan dan Kepartaian’ ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendasar pada masyarakat tentang kebangsaan, ideologi politik, kepemiluan, dan teknis terkait.

“Melalui kegiatan ini, Partai Golkar berusaha mengoptimalkan fungsi pendidikan politik dari partai politik (parpol),” katanya, (14/12/2018).

Albert sapaan akrabnya, menjelaskan, ditahun politik ini jangan sampai masyarakat hanya menjadi objek politik, karena ketidaktahuannya akan politik.

“Salah satunya elemen pemuda, jangan sampai apatis terhadap politik jika menginginkan perubahan yang signifikan dalam pembangunan di daerah, maupun nasional,” jelasnya.

Menurutnya, partisipasi pemuda ini sangat berpengaruh, karena menyumbang suara cukup banyak dalam pesta demokrasi.

“Berdasarkan data yang kami dapat, pemilih pemuda mencapai 70 sampai 80 juta pemilih dari 193 juta pemilih di Indonesia, artinya sekitar 40% pemilih adalah kaum muda,” tuturnya.

Di Kabupaten Bogor, sambungnya, ada sekitar 1,3 juta pemuda yang mempunyai hak pilih, dari total pemilih sekitar 3,4 juta pemilih. Jadi, anak-anak muda di Bumi Tegar Beriman ini jangan sampai hanya menjadi penonton saja dalam pesta demokrasi, tapi juga harus berpartisipasi untuk melahirkan pemimpin yang kredibel.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Klapanunggal Maskafidal mengungkapkan, masyarakat harus jeli dalam mencoblos di bilik TPS nanti, karena akan ada lima surat suara yang diterima masyarakat dalam Pileg dan Pilpres tanggal 17 April 2019.

“Kami selalu sosialisasikan pada masyarakat mengenai tatacara pemilihan tersebut, dan kami pun menghimbau agar masyarakat dapat meneruskan hal ini pada keluarga maupun tetangganya,” ungkapnya.

Senada, Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Klapanunggal Dian Azis Syah Putra menghimbau, agar masyarakat menjadi pemilih yang cerdas, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoax.

“Kita harus sama-sama menjadikan Pemilu tahun 2019 yang sukses tanpa ekses, dan menjadi pemilih yang cerdas, sehingga dapat melahirkan pemimpin yang baik,” tandasnya.

Pantauan dilapangan, kegiatan tersebut dihadiri oleh 150 masyarakat, organisasi kepemudaan (OKP), dan Ormas yang siap mengawal pemilu 2019 berjalan dengan sukses tanpa ekses. (Firdaus)

loading...