JAKARTA TODAY – Setelah uji coba rangkaian kereta secara bertahap sampai akhir Januari 2019, MRT Jakarta direncanakan akan menjalani uji coba operasi secara penuh atau full trial run. Menurut jadwal, uji coba operasi ini dilaksanakan pada 15 Februari 2019. MRT Jakarta akan beroperasi layaknya sudah digunakan masyarakat umum sesuai jalur dan waktu yang ditentukan, tetapi belum ada penumpang di dalamnya.

“Pertengahan Februari 2019, kami uji coba operasi secara penuh atau full trial run. Seolah-olah kereta sudah beroperasi seperti normal, tetapi belum bisa menaikkan penumpang,” kata Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar ketika memberi penjelasan di kantornya, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Nantinya, MRT akan keluar dari Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sekitar pukul 05.00 WIB pagi, lalu berangkat sesuai jadwalnya dan berhenti di setiap stasiun. Jadwal keberangkatan dan perhentian MRT itu akan disesuaikan dengan grafik perjalanan kereta dan operasionalnya akan dites oleh Kementerian Perhubungan.

“Jadi keluar dari depo sebelum jam 5 pagi, berangkat, berhenti di setiap stasiun sesuai grafik perjalanan kereta. Ini yang akan diuji dari institusi yang berhak melakukannya, yaitu Kemenhub,” ucap William. Jika uji coba operasi secara penuh itu berhasil dengan baik, maka MRT Jakarta akan dioperasikan secara komersial pada pertengahan Maret 2019. Operasionalisasi secara komersial itu berarti MRT akan berangkat dan berjalan sesuai jalur dan waktu yang ditetapkan serta masyarakat bisa menggunakannya dengan membeli tiket sesuai harga yang ditentukan.

Sebelumnya, PT MRT Jakarta telah melakukan uji coba rangkaian kereta MRT. Uji coba itu dilakukan oleh seorang masinis dari Jepang yang telah berpengalaman puluhan tahun mengendarai kereta. Hasil dari uji coba itu dinyatakan baik. Bahkan, masinis tersebut menyatakan sistem kereta MRT Jakarta ini merupakan salah satu yang terbaik dari yang pernah diujinya.

“Kemarin kami coba dalam pengetesan ini cukup bagus. Masinis yang menguji umurnya 67 tahun, dia punya pengalaman 44 tahun membawa kereta. Kata dia, ini salah satu sistem kereta terbaik yang pernah dia uji coba,” tambah William.

Saat ini, serentetan uji coba rangkaian kereta MRT secara bertahap sedang dilakukan. Dari tanggal 9 sampai 21 Agustus 2018, MRT sudah diuji untuk berjalan dengan kecepatan di bawah 30 kilometer per jam. Hal itu dilakukan di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kemudian, pada 10 September 2018, MRT akan dicoba keluar sampai ke Stasiun Cipete Raya. Setelah itu, perjalanan MRT dilanjutkan hingga ke Stasiun Blok M, dan berakhir di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI). Kecepatannya pun disesuaikan, mulai dari di bawah 30 kilometer per jam, ditambah menjadi 45 kilometer per jam, 80 kilometer per jam, hingga maksimal 100 kilometer per jam. (net)

loading...