WASHINGTON TODAY- Pasar saham Wall Street ditutup melemah setelah keluarnya data yang menunjukan ekonomi Amerika Serikat (AS) lesu. Ekonomi AS hanya tumbuh 0,7% di kuartal I-2017, turun jauh dibandingkan kuartal IV-2016 yang sebesar 2,1%. Ini merupakan angka terendah di kuartal pertama selama tiga tahun terakhir. Capaian ini juga di bawah prediksi para ekonom yaitu, 1,2%.

“PDB yang rendah mungkin menjadi penyebab lemahnya laju saham hari ini,” ujar Portofolio Manajer Hodges Capital Management Dallas, Gary Bradshaw seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (29/4/2017)

Menurut Citi Research, lemahnya data ekonomi AS ini adalah berita buruk untuk Trump yang sebelumnya menjanjikan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Namun Trump malah menambah kekhawatiran pasar dengan pemotongan pajak, deregulasi hingga penggelembungan belanja pemerintah.

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 40,82 poin (0,19%) ke level 20,940,51. Indeks S&P 500 kehilangan 4,57 poin (0,19%) ke level 2,384.2 dan Indeks Komposit Nasdaq turun 1,33 poin (0,02%) ke lebel 6.025,61. (Yuska/reuters)

loading...