BOGOR TODAY – Angin segar berhembus dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat terkait Pilkada Kota Bogor tahun 2018. Sebanyak tiga orang yang mengikuti proses penjaringan di DPC PDIP Kota Bogor, saat ini sedang menunggu proses akhir penguman dari DPP, namun DPD Jawa Barat akhirnya mulai buka suara dan memberikan informasi akurat soal figur yang akan di usung oleh PDIP pada Pilwalkot Bogor.

Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat, Abdhi Yuhana mengatakan, semua proses dan tahapan sudah dilaksanakan dan nama nama yang mengikuti penjaringan juga sudah diserahkan ke DPP. Ketika ditanyakan, figur yang akan diusung PDIP, Abdhi dengan spontan mengatakan memilih Dadang Iskandar Danubrata.

“Untuk Pilwalkot Bogor, kita pilih Dadang I Danubrata saja,” ungkapnya.

Namun demikian, semua proses akhir nantinya ada di pihak DPP, termasuk soal koalisi partai dan intruksi intruksinya. “Apapun keputusan partai, semua harus fatsun dan menjalankannya,” ucapnya.

Terkait masalah koalisi, Abdhi menjelaskan, PDIP sudah melakukan pertemuan dengan Golkar untuk membangun koalisi di Pilkada Jawa Barat. Kemungkinan besar antara PDIP dan Golkar akan membangun koalisi, bahkan bukan hanya Pilkada Jawa Barat saja, akan ada sekitar 10 daerah di Jawa Barat yang akan membangun koalisi antara PDIP dan Golkar.

“Untuk Pilkada Jawa Jabar, saat ini sudah dilakukan pertemuan intensif dan PDIP serta Golkar sudah membuat tim lima. Perwakilan dari PDIP dan Golkar masing masih lima orang. Tim lima itulah nanti yang akan menghasilkan kesepakatan koalisi baik di Jawa Barat maupun daerah lainnya yang Pilkada serentak tahun 2018,” jelasnya.

Untuk Kota Bogor, lanjut Abdhi, sampai saat ini masih dalam proses koalisi PDIP dan Golkar, tetapi untuk Kabupaten Bogor sudah intensif akan terbangun koalisi PDIP dan Golkar. “Kota Bogor masih dalam proses, yang sudah positif dan akan terbangun adalah di Kabupaten Bogor, termasuk 9 daerah lainnya di Jawa Barat, koalisi PDIP dan Golkar akan terbangun. Kita juga membuka lebar lebar pintu untuk partai lain bergabung dalam koalisi kami,” tandasnya.

Terkait kesiapannya maju dalam bursa calon Gubernur Jawa Barat, Abdhi mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada DPP. “Kalau DPP merekomendasi dan meminta saya untuk maju, maka saya akan siap dan melaksanakannya. Untuk Pilgub Jabar, kita siap berkoalisi dengan Golkar, bahkan kita (PDIP) juga sudah mampu memiliki tiket langsung dan bisa mengusung sendiri di Pilgub Jabar. Politik ini dinamis dan terus berkembang, kita targetkan pada Oktober mendatang semua proses rencana koalisi dari tim lima sudah selesai. Kuncinya PDIP harus memenangkan seluruh Pilkada di Jawa Barat,” tutupnya.

Terpisah, Ketua DPC PDIP Kota Bogor, Dadang Danubrata, saat ini PDIP sedang intensif berkomunikasi dengan Golkar untul koalisi bersama. Namun keputusan masih menunggu DPP soal intruksi koalisi. “Kita semakin intensif dengan Golkar dan kemungkinan besar akan berkoalisi, karena sudah tiga kali Pilkada di Kota Bogor, PDIP dan Golkar selalu berkoalisi. Jadi untuk Pilkada nanti juga sepertinya PDIP dan Golkar akan berkoalisi,” ucap Dadang.

Soal posisi calon Walikota dan Wakil Walikota, Dadang mengungkapkan, PDIP sangat fleksibel, terpenting dalam Pilkada itu menang telak. “Kita ingin menang, jadi mau ada di posisi F1 atau F2 tidak menjadi masalah, yang penting kita memenangkan Pilkada. Saat ini orientasi partai sudah mengalami perubahan, kalau dulu bergantung kepada kader, saat ini tidak seperti itu, siapapun yang di usung PDIP harus menang. Kita juga memiliki peluang mengusung incumbent apabila memang hasil akhir DPP seperti itu untuk memenangkan Pilkada,” pungkasnya.(Yuska Apitya)

loading...