CIAWI TODAY – Karang Taruna Desa Bendungan mendapatkan apresiasi Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Kabupaten Bogor,  setelah berhasil mendatangkan perwakilan Negara Sri Langka yang melakukan studi banding pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) komunal dan pengelolaan Bank Sampah berbasis masyarakat ke Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi pada Selasa 11 Juli 2017 kemarin.

“Kami memberikan apresiasi kepada Karang Taruna Desa Bendungan yang berhasil menjadi motor pergerakan peduli lingkungan melalui program pengelolaan IPAL Komunal dan Bank Sampah berbasis masyarakat, sehingga berhasil menjadi acuan perwakilan Negara Sri Langka untuk melihat langsung proses pengelolaannya,” ungkap Sekretaris ASOBSI Kabupaten Bogor, Dede Supardi.

Dede mengatakan, ketertarikan rombongan perwakilan Sri Langka sebanyak 20 orang untuk datang ke Desa Bendungan melihat proses peran aktif warga yang dimotori pemuda melalui wadah Karang Taruna dalam menjaga lingkungan lewat program IPAL Komunal dan Bank Sampah.

Selain pemuda dilingkungannya menjadi agen sekaligus pelopor untuk mengkampanyekan pentingnya menjaga lingkungan kepada masyarakat setempat, Karang Taruna Bendungan berhasil menggandeng Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) dalam pengelolaan asset  lahan seluas 3 hektar untuk kegiatan bank sampah.

Dia menerangkan, gerakan aksi lingkungan melalui pengelolaan bank sampah berbasis masyarakat yang dikelola oleh Karang Taruna Bendungan, bakal jadi model ASOBSI Kabupaten Bogor dalam penerapan zona titik nol sampah yang harapannya bisa diterapkan ke beberapa bank sampah binaan organisasinya.

“ASOBSI akan mondorong Bank Sampah Karang Taruna Bendungan menjadi model zona titik nol sampah di Kecamatan Ciawi. Diharapkan melalui model ini akan menginspirasi bank sampah- bank sampah di Kabupaten Bogor untuk mengadopsi,” paparnya. (Iman R Hakim /*)

loading...