SUKAJAYA TODAY – Masyarakat Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, masih menjungjung tinggi budaya gorong – royong. Hal itu terbukti, saat mengerjakan betonisasi jalan lingkungan di Kampung Cipatat Desa RW 04 sepanjang 1500 meter.

Sekretaris Desa Kiarapandak, Cepy Wafidin Rahman mengatakan, gotong – royong merupakan kerja sosial yang dapat meringankan beban masyarakat. Sejak dulu warga selalu aktif gotong-royong untuk menumbuhkan semangat kebersamaan. Dengan cairnya Dana Desa tahap satu pemerintah desa memprioritaskan pembangunan jalin.

Belum lama ini, pemerintah desa bersama warga Kampung Cipatat Desa , RW 04 juga bahu-membahu membangun jalan penghubung tiga RT sepanjang 1500 meter. Sebab jalan yang dibangun menjadi sarana vital bagi warga dan akses penghubung tiga RT. “Sebelum di beton Jalan sepanjang 1500 meter merupakan tanah merah,” ujar Cepy, Senin (31/7/2017).

Untuk pengerjaan, pemerintah desa (pemdes) selalu melibatkan masyarakat. Hal ini dilakukan agar warga bisa peduli terhadap lingkungan, merasa memiliki dan pastinya kualitas yang dikerjakan pun sangat baik. “Selain budaya, gotong-royong merupakan warisan yang harus tetap dijaga dan dipertahankan,” katanya.

Sementara, Kepala Desa Kiarapandak Iwan Setiawan mengaku sejak dulu budaya gotong-royong di Desa Kiarapandak sangat kental dan hingga kini masih ada. Terbukti di tahun 2016, Pemdes Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya meraih juara dua di lomba bulan bakti gotongroyong Kabuapetan Bogor. Dengan cairnya DD Tahap satu, pemdes Kiarapandak mengerjakan enam titik pembangunan yang tersebar di setiap wilayah.

“Ketika ada pembangunan di wilayah, pemdes selalu melibatkan warga sekitar. Sehingga, masyarakat merasa memiliki dan peduli terhadap pembangunan di lingkungan,” pungkasnya. (Albi)

loading...