unduhan (4)

BOGOR TODAY- Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihelat Forum Ranting Kecamatan Bogor Utara, PDI Perjuangan Kota Bogor di Jalan Pandu Raya, Indraprasta merupakan jawaban tegas partai berlambang banteng moncong putih ini dekat dengan kegiatan keagamaan.

“Kita bukan partai komunis, atau PKI atau tuduhan lain yang berupa fitnah atau isu yang belakangan ini diumbar melalui medsos oleh kelompok orang-orang yang bertanggungjawab. Kita, PDI Perjuangan adalah partai yang didominasi kaum muslim dan menghormati kebhinekaan,” tukas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata dalam sabutannya, Minggu (12/2/2017).

Masih menurutnya, selama ini perayaan keagamaan tidak pernah absen dilakukan dilakukan PDI Perjuangan.

“Tidak hanya kegiatan hari besar agama Islam, begitu juga perayaan agama lain. Hal itu kami lakukan sebagai bentuk penghormatan toleransi beragama. Sebutan PKI itu merupakan fitnah sangat keji. Sebab, PKI itu jelas tidak beragama. Sementara, kami jajaran PDI Perjuangan dari daerah hingga pusat, semuanya beragama. Tidak ada yang tidak beragama,” tandas Dadang.

Keterangan yang sama disampaikan anggota DPRD Kota Bogor, Budi. PDI Perjuangan sebagai partai nasionalis yang konsisten mengawal kebhinekaan dan Pancasila disebutnya jauh dari stigma PKI yang menjadi musuh ideologi bangsa.

“Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tahun kita rayakan di PDI Perjuangan. Begitu juga perayaan Idul Fitri, Idul Adha hingga kegiatan pengajian. Bahkan, ada beberapa pengurus merupakan mualaf yang kini beragama Islam. Meski mayoritas muslim, PDI Perjuangan tetap mengedepankan rasa saling hormat menghormati antar pemeluk agama karena hal itu amanat konstitusi dan semangat kesadaran kita ber Pancasila,” tuturnya.

Politisi yang juga Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Bogor itu kembali melanjutkan soal isu PKI.

“Keluarga besar PDI Perjuangan banyak yang jadi korban PKI. Itu sejarah yang tercatat di PDI Perjuangan. Kalau selama ini PDI Perjuangan diam, sekarang saatnya kami akan melawan yang menuding partai kami dengan tuduhan fitnah. Dalam AD/ART PDI Perjuangan, kita punya Badan Muslim Indonesia (Bamusi), kita juga menggelar kegiatan Natal sebagai penghormatan warga PDI Perjuangan yang menganut Nasrani. Begitu juga kami, PDI Perjuangan menghormati kegiatan Cap Go Meh, dengan ikut partispasi karena didorong latarbelakang bersaudara dan sikap toleransi,” tuntasnya.

Sebagai informasi, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digagas forum ranting Kecamatan Bogor Utara tersebut selain   dihadiri ratusan kader dan kelompok pengajian, juga jajaran DPC PDI Perjuangan, Dadang Iskandar Danubrata, Ujang Sugandi, serta Ketua PAC Ariyanto juga anggota DPR Diah Pitaloka. Sebagai puncak acara, juga diberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu serta ceramah Islami yang disampaikan Ustadz Abdullah asal Cisarua.(Yuska Apitya)

loading...