Untitled-19LONDON, TODAY—Manches­ter City dan Josep Guardiola mengawali musim 2016/2017 dengan kemenangan. Meski susah payah, The Citizens ber­hasil menundukkan Sunder­land dengan skor tipis 2-1.

Bermain di Etihad Sta­dium, City sepertinya akan menjalani laga pertamanya di musim 2016/2017 dengan mulus lantaran mereka sudah membuka keunggulan di me­nit keempat melalui penalti Sergio Aguero. City kemudian mendominasi permainan na­mun gagal masuk ke sepertiga terakhir pertahanan tamunya.

Setelah babak pertama tuntas dengan skor 1-0, Sun­derland akhirnya bisa menya­makan kedudukan di menit 71 melalui striker gaek Jermaine Defoe. City baru bisa memas­tikan meraih poin penuh saat laga tersisa empat menit, itu­pun dari gol bunuh diri yang dibuat oleh Paddy McNair.

Meski menang tipis, ini jadi start yang diharapkan Josep Guardiola dalam petualangan barunya di Premier League. Manajer asal Catalan itu sudah membuat perubahan besar di skuat City dalam laga tersebut dengan mencadangkan Joe Hart dan memilih Willy Cabal­lero sebagai penjaga gawang utamanya.

Selain mencadangkan Hart, keputusan lain Pep ter­kait starting XI pertamanya di Premier League adalah memasang Aleksandar Ko­larov sebagai bek tengah besama John Stones. Semen­tara di depan, Aguero didu­kung oleh Nolito, Kevin de Bruyne, dan Raheem Sterling. Jalannya Pertandingan

City dapat tekanan dari Sunderland di menit-menit awal pertandingan. Bek City harus menghentikan Jermaine Defoe dengan melakukan tekel di muka kotak penalti. Dari tendangan bebas yang la­hir pada momen itu, eksekusi Van Aanholt masih bisa ditepis kiper Willy Caballero.

Tekanan Sunderland ber­lanjut saat Duncan Watmore berhasil menyambar meng­gunakan kepalanya umpan si­lang yang dilepaskan dari sisi kiri. Caballero kembali harus menepis bola ke luar lapan­gan.

Penalti untuk City! Wasit menunjuk titik putih di kotak penalti Sunderland setelah Raheem Sterling dijatuhkan di sana oleh Van Aanholt. Maju sebagai eksekutor, Sergio Aguero melepaskan sepakan keras yang gagal dihalau kiper Mannone. City pun unggul 1-0.

Di menit-menit selanjut­nya City mendominasi per­mainan. Sangat unggul dalam penguasaan bola, pemain-peain City terlihat masih gagap dalam memeragakan skema permainan yang di­berikan Guardiola. Beberapa salah umpan kerap terjadi, se­lain kurangnya kesepahaman dalam pergerakan pemain.

City pun gagal masuk hing­ga sepertiga terakhir lapangan The Black Cats. Kondisi yang membuat upaya melepaskan tendangan jarak jauh mulai dilakukan. Di menit 23 Nolito menusuk dari sisi kiri, setelah melewati seorang bek lawan dia melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti meski bola yang diarahkan ke tiang jauh tidak menemui sasaran.

Di menit 35 upaya serupa dilakukan Kevin de Bruyne. Sepakannya dari jarak jauh melenceng tipis di sisi kan­an gawang Sunderland. Lima menit sebelum babak pertama berakhir Sunderland hampir menyamakan kedudu­kan. Di tengah kotak penalti Defoe membelokkan bola lam­bung dengan kakinya, tapi Ca­ballero bereaksi cepat untuk menghalaunya menjauhi ga­wang. Tuan rumah terhindar dari kebobolan.

Di awal babak kedua ker­jasama David Silva dengan Aguero nyaris menghasilkan gol kedua untuk City. Tapi upa­ya tersebut digagalkan Kaboul. Peluang terbaik City pada babak kedua datang saat laga masuk menit 60. Dengan kecepatannya Sterling menusuk masuk dari sisi kiri dan melepaskan umpan ke muka gawang. Clearance yang tidak sem­purna dari Van Aanholt membuat bola justru jatuh ke kaki Aguero. Tapi ayunan kaki striker Argentina itu ga­gal menceploskan bola ke dalam ga­wang.

De Bruyne! Nyaris City mencetak gol keduanya. Mengeksekusi ten­dangan bebas dari sisi kiri luar ko­tak penalti, bola yang disepak De Bruyne dihalau Mannone sambil menjatuhkan diri.

Saat upaya City menambah jumlah gol tak kunjung mem­buahkan hasil, Sunderland malah membuat kejutan dengan meya­makan kedudukan di menit 67. Jack Rodwell jeli melihat celah di pertah­anan City, dia melepaskan umpan terobosan pendek pada Defoe. Den­gan tenang Defoe melepaskan tem­bakan yang memperdaya Caballero. Skor kini 1-1.

Demi mengejar kemenangan, Guardiola menarik Clichy dan menggantinya dengan Iheanacho. Di sisi lain, David Moyes mencoba mempertahankan kondisi yang ada dengan menarik Defoe dan memasukkan seorang bek tengah, Paddy McNair. Keputusan ini lan­tas menjadi blunder untuk Sun­derland.

Di menit 86 McNair melaku­kan gol bunuh diri yang mengubah kedudukan jadi 2-1. Gol yang itu ber­mula dari tusukan yang dilakukan Jesus Navas di sisi kanan. Mendekati kotak penalti Navas lantas melepas­kan umpan ke muka gawang. Di sana tak ada pemain City yang bisa menyambar bola, tapi si kulit bun­dar tetap masuk ke gawang setelah mengenai kepala McNair.

loading...