JAKARTA TODAY- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertinggal penguatan bursa saham Asia gara-gara terkena aksi jual di penghujung perdagangan. Dana asing pun mengalir keluar lantai bursa. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.310 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.300. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 6,839 poin (0,13%) ke level 5.378,916 berbarengan dengan penguatan bursa-bursa Asia. Sentimen positif datang dari Negeri Paman Sam.
candle-charts
Indeks terus menanjak perlahan berkat aksi beli investor. Penguatan Indeks masih kalah dibandingkan bursa-bursa Asia. Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menguat 20,68 poin (0,39%) ke level 5.392,764. Aksi beli masih ramai terjadi di lantai bursa. Indeks sempat menanjak ke posisi tertingginya hari ini di 5.400,172. Sayangnya aksi jual di penghujung perdagangan membuat Indeks jatuh ke zona merah.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (10/2/2017), IHSG menipis 0,408 poin (0,01%) ke level 5.371,669. Sementara Indeks LQ45 berkurang 0,558 poin (0,06%) ke level 893,894. Aksi jual yang ramai terjadi di akhir perdagangan dilakukan oleh investor asing dan lokal. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 429,896 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 401.266 kali dengan volume 23,266 miliar lembar saham senilai Rp 8,331 triliun. Sebanyak 190 saham naik, 142 turun, dan 97 saham stagnan. Pasar saham regional kompak ditutup menguat sore ini. Rencana Presiden AS, Donald Trump memangkas pajak menjadi sentimen positif.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 471,26 poin (2,49%) ke level 19.378,93.
  • Indeks Hang Seng naik 49,84 poin (0,21%) ke level 23.574,98.
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 13,52 poin (0,42%) ke level 3.196,70.
  • Indeks Straits Times bertambah 20,21 poin (0,66%) ke level 3.100,17.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Unilever (UNVR) naik Rp 775 ke Rp 42.600, Sona Topas (SONA) naik Rp 400 ke Rp 2.450, Siloam (SILO) naik Rp 250 ke Rp 13.450, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 250 ke Rp 23.000. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 875 ke Rp 15.100, BCA (BBCA) turun Rp 625 ke Rp 15.000, Bank Mega (MEGA) turun Rp 450 ke Rp 2.100, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 ke Rp 62.000. (Yuska Apitya/dtk)

loading...