BOGOR TODAY – Sebanyak 1119 mahasiswa Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor melakukan kuliah kerja nyata (KKN). Pelepasan pun dilakukan langsung Bupati Bogor, Nurhayanti yang juga menjabat sebagai dewan pertimbangan di UIKA. Ribuan mahasiswa itu, akan melakukan KKN di wilayah Kabupaten Bogor yakni, di Kecmatanan Ciseeng, Tamansari, Parung, Cigudeg dan Kecamatan Tenjolaya.

Bupati mengatakan, KKN akan memberikan pengalaman nyata yang bermanfaat bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmunya dan juga merupakan bagian dari upaya UIKA memberikan sumbangsih bagi masyarakat, guna mendorong akselerasi pencapaian misi dan prioritas pembangunan Kabupaten Bogor.

“Saya sangat mengapreasi kegiatan KKN UIKA yang turun langsung ke lapangan untuk menerapkan ilmunya, sebagai gambaran indeks pembangunan masyarakat (IPM) Kecamatan Cigudeg 57,89, Tenjolaya 57,94, Parung 72,38 dan Kecamatan Tamansari 66,24,” tutur bupati, Senin (7/8/2017).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga fokus pada peningkatan IPM Pendidikan, kesehatan dan jual beli masyarakat dengan meningkatkan sarana dan prasarana, juga mutu serta kualitas bahkan Pemkab Bogor juga akan meningkatkan jual beli masyarakat di bidang pertanian.

Tema kuliah kerja nyata UIKA pada tahun ini, adalah gerakan literasi. Dalam hal ini perlu disampaikan bahwa, gerakan literasi telah dilaksanakan di sekolah – sekolah di Kabupaten Bogor melalui kebijakan membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai.

“Tentunya kita semua menyadari, bahwa upaya menciptakan masyarakat literat tidak cukup hanya dilakukan dalam pendidikan formal dengan membaca hanya 15 menit sebelum pelajaran dimulai, akan tetapi diperlukan tanggung jawab bersama, mulai dari peran orang tua, masyarakat, sekolah hingga pemerintah,” tandasnya. (Firdaus)

loading...