JAKARTA TODAY- PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) atau Bank Panin resmi menjadi bank administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) setelah ditunjuk oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Bank Panin tancap gas dengan mengincar 5 ribu RDN baru tahun ini.

Wakil Presiden Direktur Bank Panin Hendrawan Danusaputra menyebut, perusahaan mengharapkan adanya dana pengendapan sebesar Rp300 miliar dalam setahun ini.  “Tahap pertama target Rp300 miliar, tapi target kami Rp9 triliun,” ucap Hendrawan, Rabu (5/4/2017).

Nantinya, Bank Panin tidak membebankan biaya administrasi bulanan dan penutupan rekening agar tidak membebani nasabah. Selain itu, suku bunga yang ditawarkan oleh Bank Panin terbilang berjenjang dengan rentang 1 persen hingga 3,5 persen. “Semakin tinggi saldonya, semakin tinggi bunganya. Misalnya Rp1 miliar bunganya 3,5 persen, nah kalau di bawahnya dari mulai 1 persen hingga 3,5 persen,” sambung dia.

Dalam hal ini, Bank Panin bekerja sama dengan lima perusahaan sekuritas di antaranya, PT Panin Sekuritas Tbk, PT First Asia Capital, PT Panca Global Securities, PT Evergreen Sekuritas, dan PT RHB Securities Indonesia.

Hendrawan menjelaskan, pihaknya mengharapkan nasabah baru dan nasabah lamanya untuk membuka RDN di Bank Panin. Selain itu, lima sekuritas yang bekerja sama dengan Bank Panin tersebut juga diharapkan dapat menawarkan pembukaan RDN tersebut. “Kami harus apresiasi kepada mereka yang mau kerja sama dengan Bank Panin, tentunya mereka akan memberikan keuntungan kepada kami,” jelasnya.

Kerja sama tersebut, terang Hendrawan, tidak ditentukan dalam waktu tertentu. Menurutnya, selama perusahaan sekuritas tersebut memberikan nasabah dan begitu juga sebaliknya, maka kerja sama akan terus terjalin. “Tidak ada jangka waktu, selama kami bisa memberikan nasabah dan mereka juga, ini akan berlangsung terus,” imbuhnya.
Meski sudah bekerja sama dengan lima perusahaan sekuritas, Bank Panin tidak menutup kemungkinan untuk melakukan kerja sama dengan perusahaan sekuritas lainnya. Namun, Hendrawan belum dapat menyebutkan perkiraan jumlah perusahaan sekuritas selanjutnya yang akan diajak kerja sama. “Setelah ini kami punya tim yang akan mengadakan kerja sama dengan sekuritas lainnya,” tutupnya. (Yuska Apitya)

loading...