07-nokiaKABAR baik bagi mereka yang merindukan eksistensi ponsel dari Nokia. Pabrikan ponsel asal Finlandia ini dipastikan bakal bangkit dari kubur dengan meluncurkan produk smartphone setelah cukup menghilang dari pasaran.

Yasser Arafat
[email protected]

Ketika diakuisisi oleh Microsoft, Nokia memang dilarang menge­luarkan produk-produk baru dengan nama Nokia, setidaknya hingga akhir Desember 2015. Sekarang, Nokia sudah terlepas dari Microsoft sehingga peru­sahaan yang sempat men­jadi market leader di In­donesia ini bakal kembali ke pasar ponsel yang pada masanya sempat melam­bungkan namanya.

Kepastian itu menyu­sul pernyataan Presiden Nokia Tiongkok, Mike Wang, pada sebuah surat kabar di negara tersebut. Wang mengungkapkan perangkat Nokia yang menjalankan Android akan meluncur pada kuartal keempat tahun ini. Sayangnya Wang ti­dak menyebutkan tanggal pastinya.

Seperti dilansir di la­man Phone Arena, setida­knya Nokia akan merilis 3 sampai 4 perangkat pintar berbasis Android. Jum­lah itu mencakup smart­phone dan tablet.

Kabarnya, dua dari semua perangkat yang akan diluncurkan meru­pakan ponsel high-end. Dua ponsel tersebut akan didukung chipset Snap­dragon 820 dan menjalank­an Android 7.0 Nougat. Informasi lain juga me­nyebutkan bahwa kedua ponsel itu akan didesain dengan bodi metal dan ke­mampuan anti-debu. Per­bedaan dari kedua ponsel tersebut adalah ukuran layar yang digunakan, yak­ni 5,2 dan 5,5 inci.

Nokia pun menunjuk sosok yang bertugas mem­bangkitkan merek pon­sel legendaris ini. Nokia menjadikan Pekka Ran­tala sebagai Chief Market­ing Officer. Pekka Rantala merupakan mantan CEO Rovio, perusahaan yang berperan di balik kesuk­sesan game fenomenal Angry Birds.

Penunjukkan Rantala sendiri disebut bukannya tanpa alasan. Pria itu se­belumnya pernah berkip­rah di Nokia selama tujuh tahun, sebelum akhirnya pindah ke perusahaan pembesut Angry Birds, Rovio sebagai CEO.

Untuk diketahui, Nokia saat ini tak lagi berdiri seb­agai perusahaan mandiri. Nama merek tersebut su­dah dibeli oleh Foxconn dan diberikan ke anak pe­rusahaannya, FIH Mobile, menyusul penjualan divisi feature phone Microsoft pada Mei 2016. (*)

 

loading...