MALANG TODAY- Usai merengkuh juara Grup B pada babak penyisihan Piala Presiden 2017, Arema FC langsung mengubah target, dari semula menjadikan turnamen itu sebagai ajang pramusim menjadi ingin membidik gelar juara.

Manajer klub, Ruddy Widodo, menyebut Arema sudah membuktikan diri sebagai tim yang cukup kuat dan solid. “Kalau melihat capaian prestasi Arema saat ini, kami tidak ragu-ragu lagi untuk memasang target juara di ajang Piala Presiden. Awalnya kami hanya menginginkan tim bisa kompak karena komposisi tim sebagian adalah pemain baru,” ujar Ruddy.

Selain itu, menurut Ruddy, kesebelasan yang dijuluki Singo Edan akan menjadikan sisa turnamen sebagai wadah pematangan teknik, strategi dan komposisi tim sebagai persiapan menjelang Liga 1.

“Meski Arema mampu meraih posisi puncak grup B pada babak penyisihan grup, manajemen tetap melakukan evaluasi, sebab tim-tim yang bakal dihadapi dalam babak delapan besar juga bukan tim sembarangan,” paparnya.

Apalagi, katanya, Arema saat ini dihuni pemain muda yang masih minim pengalaman dan jam terbang. Pelatih Arema, Aji Santoso, akan memanfaatkan jeda waktu hingga babak delapan besar dimulai untuk pemantapan taktik dan penyelesaian akhir.  “Itu perlu ditingkatkan lagi jika ingin meraih kemenangan demi kemenangan dalam setiap pertandingan,” ucapnya.

Dalam babak penyisihan grup B di Stadion kanjuruhan, Arema meraih dua kali kemenangan dan satu kali imbang. Dengan raihan tujuh poin, Arema berhak melaju ke fase selanjutnya bersama Bhayangkara FC dari grup B. Berdasarkan hasil undian kemarin, pada Minggu (26/2) Arema FC bakal menghadapi Sriwijaya FC sementara Pusamania Borneo melawan Madura United. Satu hari sebelumnya, Persib Bandung akan melawan Mitra Kukar sedangkan Semen Padang versus Bhayangkara. Seluruh laga perempat final akan digelar di Stadion Manahan, Solo.(Yuska Apitya/cnn)

loading...