BOGOR TODAY- Calon Bupati Bogor, Andreas Djumanto, menyatakan bahwa dirinya telah menyiapkan tim pemenangan yang siap bergerak turun ke bawah selesai lebaran ini. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta ini mengakui bahwa dirinya sudah memantapkan diri untuk maju dalam kontestasi politik di Kabupaten Bogor.
“Tim kecil sudah kami bentuk. Selesai lebaran kami akan rapat dan selanjutnya turun ke bawah untuk melakukan sosialisasi program,” kata Andreas, dalam Jumpa Pers, tadi sore.
Andreas mengatakan, untuk urusan partai, dirinya memasrahkan sepenuhnya pada tim suksesnya. “Sudah diurus tim di pusat. Kebetulan saya bersahabat baik dengan ketua-ketua partai. Ada dua partai yang kemungkinan saya perjuangkam rekomendasinya, yakni Golkar dan PDIP,” kata dia.
Andreas yang berangkat sari profesional bisnis ini juga sudah berkomitmen untuk tidak menerima gaji jika terpilih nanti. “Saya sudah nazar jika terpilih saya tidak terima gaji,” ungkap Keponakan Mbak Tutut itu.
Cucu mantan Presiden Soeharto ini juga menegaskan, dirinya membuka peluang berpasangan dengan siapapun. “Saya tidak ngotot harus jadi cabup atau wakil. Itu partai nanti yang menentukan,” kata dia.
Sementara itu, Calon Bupati Bogor dari PPP, Ade Munawaroh Yasin (AMY) mengaku bahwa dirinya terbuka berpasangan dengan figur apapun. “Kami masih mencair. Yang penting tiket F1 tetap untuk saya,” kata AMY.(Yuska Apitya)

loading...