CIBINONG TODAY – Hingga akhir penghitungan suara yang dilakukan DPD PKS Kabupaten Bogor, pasangna Jaro Ade – Ingrid Kansil (JADI) menang tipis melawan pasabgan Ade Yasin – Iwan Setiawan (HADIST) di Pilkada Bogor 2018.

Oleh sebab itu, mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan meminta seluruh kader PKS di Bumi Tegar Beriman terus memperjuangkan kemenangan JADI dengan terus mengawal real count KPU Kabupaten Bogor.

“Perolehan suara pasangan JADI ini harus dikawal real count atau perhitungan nyata yang nantinya dilakukan oleh KPU Kabupaten Bogor karena perolehan suaranya yang sangat tipis,” ujar Ahmad Heryawan kepada wartawan Sabtu (30/6/2018) di Kantor DPD PKS Kabupaten Bogor Cibinong.

Suami dari Netty Heryawan ini menerangkan, PKS harus berjuang sekuat tenaga meski apapun hasil Pemilihan Bupati Bogor jajarannya akan menerima takdir  baik itu menang ataupun tidak.

“Kita akan bersikap legowo dan tetap mengangkat kepala ini dengan tegak baik itu menang ataupun tidak, karena kami sudah melakukan tugas ini dengan baik. Baik menang ataupun kalah akan kita lakukan secara terhormat,” terangnya.

Aher mengatakan atas nama pribadi, keluarga maupun pengurus mengapresiasi perjuangan para kader PKS yang telah berjuang dalam Pilbup Bogor maupun Pemilihan Gubernur Jawa Barat.

“Saya sangat bangga terhadap kader dan simpatisan PKS yang telah berjuang dan bekerja luar biasa di ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak ini dan berhasil menjadi mesin politik paling canggih. Mesin politik ini akan menjadi dasar dan akan kita rawat agar semakin solid kedepannya,” kata Aher sapaan akrabnya.

Sementara Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor, KH Agus Salim mengaku akan terus memperjuangkan pasangan JADI yang diusung oleh partainya, Golkar, PAN, Demokrat, PKPI, PPP dan Berkarya untuk menjadi Bupati – Wakil Bupati Bogor berikutnya menggantikan Nurhayanti.

“Karena pasangan JADI dengan Hadist ini sangat tipis maka kita siapkan data dan memperjuangkan apa yang sudah diamanatkan oleh rakyat Kabupaten Bogor,” ucap KH Agus Salim.

Dia melanjutkan, sesuai arahan Presiden PKS Sohibul Iman maupun Aher maka jajarannya diminta untuk memperkuat data yaitu formulir C1 dan mengawal proses perhitungan nyata yang dilakukan KPU Kabupaten Bogor pada 4 sampai 6 Juli 2018 mendatang.

“Koalisi pasangan JADI akan memperkuat data formulir C1 dan mengawal proses perhitungan nyatanya pada minggu depan di Kantor KPU Kabupaten Bogor. Menunggu hasil perhitungan nyata KPU  inj juga demi menjaga kondusitifitas di Bumi Tegar Beriman,” lanjutnya. (Iman R Hakim)

loading...