Melindungi kesehatan hati sangat penting bagi manusia karena fungsinya yang sangat vital bagi kehidupan. Fungsi hati antara lain untuk memecah karbohidrat, membuat glukosa, dan mendetoksifikasi tubuh. Hati atau lever juga bisa menyimpan nutrisi dan menciptakan empedu, yang diperlukan untuk mencerna dan menyerap nutrisi dalam makanan dengan benar. Gangguan pada hati akan menyebabkan penyakit hati, gangguan metabolisme, dan bahkan diabetes tipe 2.

Meski tidak mungkin mengelola semua faktor resiko, mengkonsumsi makanan tertentu dapat membantu meningkatkan kesehatan hati. Untuk menjaga dan Berikut Beberapa makanan yang mampu melindungi kesehatan hati :

  1. Bawang putih

Menambahkan bawang putih ke dalam makanan juga dapat membantu merangsang hati. Sebuah studi pada 2016 yang muncul dalam jurnal Advanced Biomedical Research mencatat bahwa konsumsi bawang putih dapat mengurangi berat badan dan kadar lemak pada orang dengan penyakit hati lemak non-alkoholik atau NAFLD. Ini bermanfaat karena kelebihan berat badan atau obesitas adalah faktor yang berkontribusi terhadap NAFLD.

  1. Buah berry

Banyak beri hitam, seperti blueberry, raspberry, dan cranberry, mengandung antioksidan yang disebut polifenol. Kandungan itu dapat membantu melindungi hati dari kerusakan. Seperti yang ditunjukkan dalam sebuah studi pada World Journal of Gastroenterology, makan berry secara teratur juga dapat membantu merangsang sistem kekebalan tubuh.

  1. Anggur

Studi yang dimuat dalam World Journal of Gastroenterology melaporkan bahwa anggur kaya akan antioksidan yang dapat membantu hati mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan hati. Mengonsumsi anggur utuh adalah cara sederhana untuk menambahkan senyawa ini ke dalam makanan. Suplemen ekstrak biji anggur juga dapat memberikan antioksidan.

  1. Jeruk bali

Jeruk bali juga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan hati Anda. Dalam World Journal of Gastroenterology, jeruk bali mengandung dua antioksidan utama: naringin dan naringenin. Keduanya dapat membantu melindungi hati dari cedera dengan mengurangi peradangan dan melindungi sel-sel hati.

Senyawa ini juga dapat mengurangi penumpukan lemak di hati dan meningkatkan enzim yang membakar lemak. Hal ini dapat membuat jeruk bali sebagai alat yang membantu dalam memerangi penyakit hati lemak non-alkoholik.

  1. Kacang

Studi yang sama mengatakan bahwa makan kacang merupakan cara sederhana lain untuk menjaga hati tetap sehat dan melindungi diri terhadap penyakit hati lemak non-alkoholik. Kacang umumnya mengandung asam lemak tak jenuh, vitamin E, dan antioksidan. Senyawa ini dapat membantu mencegah penyakit hati lemak non-alkoholik, serta mengurangi peradangan dan stres oksidatif. Makan segenggam kacang, seperti kacang walnut atau almond, setiap hari dapat membantu menjaga kesehatan hati. Akan tetapi, jangan makan terlalu banyak karena kacang tinggi kalori.

Jangan tunggu sampai hati Anda mengalami penurunan fungsi atau bahkan rusak. Masukkan beragam jenis makanan tersebut ke dalam menu harian Anda agar kesehatan hati selalu terjaga. Selain itu, padukan dengan olahraga rutin dan pola hidup sehat agar tubuh semakin sehat.

 

 

loading...