BOM-SURIAHSURIAH TODAY – Sedikitnya 25 orang tewas dan lebih dari 25 korban lainnya luka-luka, beber­apa di antaranya kritis, setelah seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan bom di dalam se­buah bus di Provinsi Idlib, Suriah. Idlib adalah benteng pertahanan pemberontak terhadap pemerin­tah Presiden Bashar al-Assad di dekat perbatasan Turki.

Organisasi pemantau hak asasi manusia Suriah, Syrian Ob­servatory for Human Rights, me­nyatakan bus yang dihantam bom bunuh diri itu ditumpangi sejum­lah pejuang oposisi ketika berada di dekat perbatasan Atmeh.

Adapun televisi CNN Turki dalam laporannya, mengutip ket­erangan sejumlah sumber, mew­artakan ledakan bom bunuh diri itu terjadi di pintu masuk kamp pengungsi Atmeh di Idlib, Ahad dinihari, 14 Agustus 2016, waktu setempat.

Turki mengirimkan beberapa ambulans ke tempat kejadian. “Delapan pemberontak yang cedera kritis dilarikan ke rumah sakit di Provinsi Hatay, Turki,” tulis Al Jazeera, Senin, 15 Agustus 2016. “Beberapa korban cedera lainnya dibawa ke rumah sakit di Suriah.”

Pihak berwenang di Hatay mengatakan pada Senin bahwa beberapa pejuang oposisi be­lakangan meninggal di rumah sakit Turki.

Sebelumnya, Observatory melaporkan, telah terjadi 26 serangan udara pada Ahad, 14 Agustus, di hampir seluruh provinsi. Menurut Rami Abdur­rahman, pemimpin Observatory, Rusia dan Angkatan Udara Suriah mengintensifkan serangan udara sejak pemberontak melancarkan serangan pada 31 Juli 2016 dari Idlib untuk merebut distrik yang dikuasai pasukan pemerintah di Aleppo. “Serangan udara itu menewaskan sejumlah orang,” ujarnya.

(Abdul Kadir Basalamah)

loading...