JAKARTA TODAY- Sebanyak 23 kecamatan di DKI Jakarta kebanjiran akibat curah hujan tinggi. Wilayah paling parah adalah Jakarta Timur yaitu ada 10 kecamatan terendam.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei mengatakan, 10 kecamatan di Jakarta Timur itu adalah Makasar, Pasar Rebo, Pulogadung, Duren Sawit, Ciracas, Cakung, Matraman, Cipayung, Jatinegara, dan Kramat Jati. Di Jakarta Timur ketinggian air mencapai 2 meter. Wilayah kedua yang titik banjirnya banyak adalah Jakarta Barat di mana ada lima kecematan yang kebanjiran. Di sini tinggi air mencapai 1 meter. Lima kecamatan yang kebanjiran itu adalah Kebon Jeruk, Kembangan, Cengkareng, Tamansari, dan Kalideres. Sementara di Jakarta Selatan ada empat kecamatan yang dilanda banjir. “Banjir menggenangi Pancoran, Kebayoran Baru, Pasar Minggu, dan Mampang Prapatan dengan ketinggian air 10-120 sentimeter,” kata Willem di Gedung BNPB, Rabu (22/2).

Di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara ketinggian maksimal dari air masing-masing adalah 70 sentimeter dan 50 sentimeter. Di dua wilayah tersebut masing-masing ada dua kecamatan yang dilanda banjir, yaitu Tanah Abang dan Kemayoran di Jakarta Pusat serta Cilincing dan Penjaringan di Jakarta Utara. Selain 23 kecamatan yang dilanda banjir itu, ada 14 kecematan lainnya yang terdampak bencana banjir. “Dampak bencana banjir di DKI 37 kecamatan, tapi masyarakat yang terdata sudah ditangani dengan baik,” ujar Willem.

Banjir diperkirakan akan datang lagi. berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, hujan akan terus datang hingga awal Maret. Karena itu masyarakat terutama di daerah langganan banjir harus mewaspadai adanya banjir susulan.(Yuska Apitya/cnn)

loading...