BOGOR TODAY – Sebanyak 109 kios dari total 490 kios yang ada di Pasar Merdeka akan digugurkan kepemilikannya. Upaya tersebut terpaksa diambil Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) kota Bogor melalui Unit Pasar Merdeka lantaran surat peringatan pertama hingga ketiga pada akhir tahun 2016 lalu tak kunjung selesaikan oleh  pemilik kios.

Kepala Unit Pasar Merdeka Syam Suarman menjelaskan, langkah terakhir itu terpaksa ditempuh karena tidak dilakukannya kewajiban para pemilik kios atau pedagang. Kewajiban itu adalah pembayaran Hak Guna Bangunan (HGB) berupa angsuran pembayaran kios yang sudah puluhan tahun di berikan kesempatan melakukan pelunasan Bahkan, tidak sedikit pula adanya ketidakjelasan status kepemilikan karena adanya kios-kios yang telah dipindah tangankan ke pihak lain.

“Pengguguran kios di Pasar Merdeka ini merupakan ketetapan Direksi PDPPJ dalam suratnya dengan Nomor : 977/KEP.60-PDPPJ/2017 tentang Penetapan Pengguguran Kepemilikan kios di Pasar Merdeka,” ujar Syam, Rabu (19/4/2017).

Dalam surat keputusan direksi itu, kata Syam, diantaranya disebutkan bahwa keputusan itu, diambil karena adanya tunggakan pembayaran atau angsuran kios Pasar Merdeka dari para pedagang yang tidak memiliki itikad. Sperti, tidak melakukan pelunasan pembayaran kios yang ditempati,” paparnya.

Kepala Sub Bagian Humas PDPPJ, Sulhan menambahkan, tidak semua kios di gugurkan hanya beberapa kios Pasar Merdeka yang memang sudah diberi peringatan satu sampai ketiga dan juga diberi keringanan untuk melunasi hutangnya.

“Namun sampai saat ini pedagang belum menyelesaikan. Sehingga dengan sangat terpaksa PDPPJ menggugurkan hak kepemilikan sebanyak 109 kios tersebut,” imbuh pria yang akrab disapa SKB. (Iman R Hakim)

loading...